jump to navigation

Nama Jamaah Wajib Tiga Kata


Jawa Pos, 5 Agustus 2009

JAKARTA – Menyusul penandatanganan surat keputusan ber­sama (SKB) antara menteri agama dan menteri hukum-HAM Se­nin lalu (3/8), Ditjen Imigrasi yang berurusan dengan penerbitan paspor menyiapkan sejumlah langkah teknis bagi calon ja­maah haji (CJH).

Kepala Humas Depkum HAM Maroloan Jonnis Baringbing kem­bali menekankan syarat pokok untuk mendapatkan paspor hijau. Yakni, mengisi formulir permohonan pengurusan paspor de­ngan melampirkan KTP, KK (kartu keluarga), akta kelahiran, dan bukti pelunasan BPIH (biaya perjalanan ibadah haji).

Jika calon jamaah tidak memiliki kartu keluarga, surat ketera­ngan dari Depag bisa menjadi penggantinya. ”Saya tekankan sya­rat itu tidak boleh sampai kelewat,” kata Baringbing kemarin (4/8).

Yang juga penting, tutur dia, pengisian nama di paspor. Calon ja­maah yang namanya hanya terdiri atas satu kata wajib memberikan tambahan. Sebab, menurut standar di Arab Saudi, jamaah ha­rus memiliki nama dengan tiga kata. ”Bisa ditambahkan nama ayah dan kakek,” ungkapnya.

Untuk itu, jamaah juga harus melengkapi dokumen nama ayah dan kakek untuk pengurusan paspor. Menurut dia, penambahan na­ma di paspor itu dilakukan untuk mempermudah pengurusan vi­sa, sebagaimana paspor lama. Setelah melalui proses pendaftaran, pemotretan, pengambilan si­dik jari, paspor hijau untuk jamaah akan dicetak dalam dua hari. (git/dwi)

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: